Saturday, November 17, 2007

Your Business Name




Sedang bikin polling untuk nama salon. Udah 1 minggu sih, sibuk mikirin nama salon. selain aku juga lagi redesign logo salon. Udah 6 tahun, dan udah saatnya ganti logo deh. Mau yang lebih simple (cieeee suka sok simple nih), cantik, hangat, dan tidak sombong :P. Existing Logo yang sekarang, walau dibuat bareng dengan designer professional juga, tapi dulu tuh buru-buru buatnya. Lah, yang penting cepetan buka salon.

Nah udah seminggu juga aku suka komat kamit. Melafalkan moz5salon muslimah, moz5 pusat kecantikan muslimah, moz5 salon dan pusat kecantikan muslimah. Mat komat kamit deh. memilih mana yang lebih enak disebut. Ada teman yang komentar,“Nah gitu dong elo, rajin-rajin istighfar, banyak-banyak nyebut. Inget sama dosa-dosa“ Gak tau aja dia, aku komat kamit nyebut apa. hahaha.

Nama usaha kita adalah alat marketing yang penting. Haruslah mudah diingat dan disebut. The tone of the name, juga harus mathcing yaw sama imej yang mau kita ciptakan dong. Kaya moz5, imej yang mau dicipta yah pastinya cantik, feminim, smart, hangat *yuhu*. Nah factor itu semua baru kita sambung-sambungkan dengan target market yang kita tuju.

Apalah artinya nama, kata Shakespear. Wah, buat aku nama sangat berarti. Nama adalah Do’a, maka sudah sewajarnya jika setiap orang tua berusaha memberikan nama yang terbaik untuk anak-anaknya. Apalagi untuk nama usaha, mestinya dipertimbangkan masak-masak. Nama usaha juga yang akan menjadi identitas usaha kita. Dan nama juga yang mewakili karakter si pemilik. Apalagi, kita berkomunikasi dengan para prsopek kita, ttg siapa kita dan apa yang kita tawarkan.

Ada tulisan yang menarik bgt yang memberi contoh yg sangat relevan. Aku comot dari Entrepreneur.Com (http://www.entrepreneur.com/startingabusiness/startupbasics/namingyourbusiness/article21774.html)
Before you start thinking up names for your new business, try to define the qualities that you want your business to be identified with. If you're starting a hearth-baked bread shop, for example, you might want a name that conveys freshness, warmth, and a homespun atmosphere. Immediately, you can see that names like "Kathy's Bread Shop" or "Arlington Breads" would communicate none of these qualities. But consider the name "Open Hearth Breads." The bread sounds homemade, hot, and just out of the oven. Moreover, if you diversified your product line, you could alter the name to "Open Hearth Bakery." This change would enable you to hold onto your suggestive name without totally mystifying your established clientele.

Nah, itu dia, aku lagi binun mo milih label salon atau pusat kecantikan. Pertimbanganku, label "Salon“ itu lebih bersahabat, akrab, welcome, "gaul“. Sedangkan pusat kecantikan, kok kesannya seirus bgt, gak akrab, dan tua. haha. Tapi ini mungkin pemikiran pribadi aja, makanya perlu open mind, dan dalam rangka mau outof the box juga, aku buat polling. Gak hanya dilingkungan temen-temen dekat aku aja, tapi juga melibatkan para mitra bisnis, spt supplier, rekanan, dll. Juga teman-teman pengusaha yang pastinya naluri bisnisnya lebih terasa.

Terus gak kalah penting adalah pendapat dari para pelanggan salon dong. Alhamdulillah, semua memberikan masukkan2 yang bagus2, dan ada juga yang menambahkan pilihan-pilihan baru. Ada juga yang kocak kasih usulan "Yul, kalo emang elu mau kasih kesan gaul, kenapa juga gak kasih nama Moz5, Pusat Pergaulan Muslimah!!" Bwahahaha!

Hasil polling?? wah masih jadi rahasia perusahaan dong. Belum bisa dipublikasikan di sini hehe. Maaf yah, mohon bersabar, tunggu kita launching dulu.

1 comment:

evarais said...

setuju mba Yul..yang namanya "nama" memang sangat berpengaruh ke calon pelanggan kita...

Contohnya nih..judulnya "salon khusus perempuan" tapi bukan "salon khusus muslimah", buat ku ini beda banget..dan sangat menentukan akan kemana aku masuk melangkah...