Tuesday, February 27, 2007

Kang Asep

http://seeca.blogsome.com/2007/01/04/we-are-greater-than-i-am/

baru satu kali ini, aku pergi ke subang. tak terlalu jauh dari jakarta. berangkat jam 6.30, nyampe sana jam 9 pas. ada janji wawancara, dengan Asep Sulaiman Sabanda. (thx to atta n her friend, febry, buat kontak nya )

pada even Erns&Young Enterpreneur dua bulan lalu, ia dianugerahi Young Enterpreneur of The Year 2006. “ah, itu kan kategori tambahan dari para juri. saya, bersama beberapa orang lain, ada di persaingan kategori social enterpreneurship. yang menang pak Bambang. nggak tau tuh kok ada kategori tambahan buat saya.”

Asep memang terkesan santai dan cuek. masih muda. dua minggu lagi baru ulangtahun ke 30. pembawaannya juga santei. lempeng. salah satu asistennya, malah lebih necis. lebih keliatan orang bisnis yang punya banyak kesibukan. tapi Asep tak terganggu dengan urusan pencitraan. hem lengan pendek garis-garis biru. celana panjang kelabu, yang kepanjangan. terinjak tumit diatas sandal karet abu-abu.

kantornya, di subang, head office perusahaannya, cuma rumah yang tak banyak ruang. jam sembilan pagi, para petani peternak ayam , plasma perusahaannya, sudah hilir mudik. keluar masuk membawa selembar kertas. di ruang pribadinya, tak ada poster-poster motivasi. cuma ada beberapa penghargaan yang dipajang.

cara bicaranya tertata. aku tak perlu memancing dengan banyak pertanyaan, ia tahu diri dengan bercerita panjang lebar
tapi dari awal, kentara jelas ia tipikal orang yang keras. keras kemauan tapi juga temperamental. “Juz saya itu Juz 16. surat Al-Kafii, Mariam dan Thoha. tiga suarat itu menggambarkan Nabi Musa. maka saya, mengikuti karakter Musa. Keras,”

ya, ia bercerita tanpa diminta. karakter itu, didapatkan Asep dari paduan tanggal lahir, namanya, juga orangtua. “dikasih tau orang, lah.” ia tertawa.

mirip dengan karakterisasi rasi bintang, menurut Asep, Al Qur’an mengategorikan manusia dalam karakter juz -juz yang ada. kebanyakan orang, mengenal kategori karakter dalam horoskop. ia juga tak anti. bintangnya, capricorn. kebetulan aku kenal beberapa orang capricorn. bertemu Asep, mengkonfirmasi sejumlah karakter yang biasanya aku temui.

menilik usahanya, tentu saja ia pekerja keras. persistence. tapi dia bilang, “saya nggak ngoyo,” pengalaman bisnis pertama, Asep gagal total. “berhutang banyak sekali, tapi aset cuma jeep tahun 71 seharga 4,4 juta.” waktu itu tahun 2000.

tapi aku rasa, yang namanya gagal memang bukan sebuah kepastian. gagal itu bergulir, bergerak seiring upaya. meski ia mengaku, tak punya background bisnis yang mumpuni. “saya ini lulusan pesantren, kok”

pulang berhaji, Asep mulai lagi. doanya, bukan lagi keuntungan.. tapi perniagaan yang tak merugi. evaluasinya, ia terlalu mematok target di bisnis pertama tanpa mengukur apa kekuatan dan kelemahan. pelan-pelan, berbekal dukungan orangtua, ia mulai lagi. kecil. tapi berkembang terus. “justru saat saya ikhlas atas semua upaya saya, profit itu datang sendiri,”

usaha Asep, awalnya peternakan ayam. tapi, pada kali kedua, ia menjajal sistem kemitraan. ia menggandeng para petani peternak lain yang berada di subang.

“ayam itu bisnis fluktuatif. bisa aja pas panen harga murah, atau harga tinggi. kalo pas untung, bisa profit besar dan merusak mental. saat harga drop, bisa bangkrut gak bisa ternak lagi,”

karena fluktuatif, banyak peternak ayam yang gulung tikar jika tak kuat modal. tapi dengan sistem kemitraan, mereka membentuk kekuatan. tak lagi saling sikut, karena tak berjuang sendiri-sendiri. semua menyetor pada Asep. tak pusing soal pemasaran, tak pusing soal DOC (ayam bibitan).
bisa ambil DOC dulu, bayar belakangan. yang penting, modal kandang. boleh kapasitas 1000, sampai 50 ribu.

buat Asep sendiri, sistem itu memudahkan. ia tak perlu investasi milyaran untuk sebuah kandang berkapasitas besar.
yang ia lakukan, ialah technical assistant. termasuk edukasi tekhnik pemeliharaan.
harga disepakati di awal. semua berdasar atas asas kepercayaan. tak ada kertas perjanjian bermaterai. sekadar kertas komitmen antara perusahaan inti dan petani plasma. modal kepercayaan itu, nyatanya berjalan. sekitar 80% petani peternak ayam, bermitra dengannya. kapasitas terpasang, melonjak gila-gilaan. sejak 2004, produksi delapan minggu mencapai 2,2 juta ekor ayam. bandingkan dengan tahun 2000 pada 120 ribu ayam, lantas 800 ribu pada 2003.

“saya nggak bisa ekspansi lagi. karena semua terserap. sampai sekarang, jumlah produksi stabil di sekitaran 2,2 juta itu,”

padahal, bisnis cuma punya dua pilihan. ekspansi atau berhenti. “gak ada itu istilah stagnan”

maka ia memilih ekspansi vertikal. ayam potong, juga ayam goreng. lantas tanam jagung. bahkan elba dan jati di kalimantan. “masih kecil. sekarang baru 175 ha”

tak lama, divisi usahanya tak cuma agrobisnis. meluas pada travel. ia fokus pada haji dan umroh. lalu kontraktor. membangun tower BTS, membangun perumahan hingga tambang batubara dan logging untuk produksi kertas. hingga trading. importir bahan baku pakan, sampai ekspor multiproduk ke Brunei.

ia dikritisi sebagai pebisnis yang tak fokus. tapi aku melihatnya sebagai toko kelontong yang menyediakan banyak barang, bukan distributor tunggal sebuah produk. lumagada: lu mau apa, gue ada.

“keliatannya memang menclak menclok. tapi yang sesungguhnya saya pegang, cuma sistemnya,”

sistem bisnis, bagaimanpun masalah jual beli. “semuanya hampir serupa. yang beda cuma komoditasnya. apakah itu ayam atau batubara”

saat ekspansi sebuah bisnis, ia cuma melihat, berapa yang dihasilkan dan seperti apa hitung-hitungannya. kalo ada yang expert di bidang itu, langsung jalan. ia juga lihat impactnya. apakah bisnis itu bisa besar dengan konsep kemitraan yang mutualisme, atau hanya seperti tower BTS yang pernah dibangunnya: tak berpengaruh luas pada komunitas. Asep percaya, konsep kemitraan lebih mampu bertahan. karena dalam bisnis, yang penting bukan untung besar. tapi seberapa lama bisnis itu bertahan dan menggiring orang, secara bersama, pada kesejahteraan.

maka premis We are greater than I am , menjemput kebenaran. bukan jamannya lagi menjadi manusia multitasking. apalagi yang perfeksionis dan kegatelan ingin memastikan semuanya beres. (hm… sounds familiar to me… :p ) multitasking, akan menurunkan kualitas waktu menikmati hidup, termasuk waktu keluarga. semuanya memang pilihan. dan Asep memilih menebar kepercayaan. “percayakan pada yang ahlinya. itu saja,”

tentu saja ia pernah kecolongan. ada beberapa orang teman yang khilaf. “tapi saya nggak pernah kapok, tuh. jadikan pelajaran saja untuk lebih mengasah intuisi.”

yang penting bagi Asep, partnernya satu misi satu visi, expert di bidangnya dan punya personal respect terhadap dia. selanjutnya, bismillah saja. “kalo niat kita baik, kok ya ditemukan saja tuh dengan orang-orang yang baik.” mungkin yang kerap gagal, karena memang diniatkan untuk eksploitasi.

Asep mengurus bisnis “segala ada” nya dari Desa Cidahu, Subang, Purwakarta. ia bilang, jarang nengok cabang operasionalnya di Jakarta, Bandung, Malang, juga Balikpapan. “sudah ada yang ngurus” pokoknya, sistem berjalan lancar. anak-anak jujur bekerja. ia punya satu unit tim kontrol. termasuk audit internal. karyawannya, gak lebih dari 150, karena memang nggak butuh orang banyak untuk menangani sistem. sebuah kontrak bernilai milyaran, cukup ditangani tiga orang saja: administrasi, keuangan dan purchasing. “lainnya udah masalah teknis. operasional. ya sudah, kasih saja pada yang ahli.”

Asep memang bukan orang yang ruwet. Tapi ia mau berlelah-lelah blajar di awal. memikirkan kandang ayam yang computerized. memikirkan lahan konsesi HTI yang siap pakai, untuk tumpang sari. Selanjutnya, ia percayakan pada Allah, melalui orang yang ahli.

well, We Are really GREATER than I Am. its not only about profit, or being rich together. its more about stability. then the CSR -company social responsibility- is not a separate “sexy” part of social enterpreneurship.
its inside.

Resep Rahasia

Bener juga apa kata orang-orang, bahkan para ahli kuliner tingkat dunia juga sering bicara : gak peduli, seberapa mahalnya bahan yang kita masukkin, gak peduli berapa sulit prosesnya, yang menentukan masakan lezat atau tidaknya adalah seberapa banyak CINTA yang kita masukkan...
Bahkan, di bukunya masaru emoto yang ttg kekuatan air, ada foto nasi yang ditaruh dibotol yang dilabelin cinta dan yang tidak, ternyata setelah 1 bulan, yang tanpa label, rusak, berwarna kehitaman, sedang yang diberi label berwarna keemasan, dan mengalami proses *apa sih namanya, malah lupa, ituloh proses singkong jadi tape..hehe, bukunya lagi dipinjem sih, jadi gak bisa ngecek*

Aku sendiri orangnya suka jajan, suka makan, tapi biar udah pergi kemana-mana, tetep aja kalo malam2 pulang, mampir ke rumah ibuku, aku bela-belain makan dulu di sana, biar udah kenyang juga, tetep kurang afdol kalo gak mencicipi masakan mamah-walo terkadang cuman 2-3 sendok aja. Habis gimana kalo kemana-mana seharian, suka kangen masakan mamah. Apalagi, setiap aku pulang, biar udah malampun, ibuku pasti bangun, dan menemani aku makan. Sepertinya beliau puas sekali, kalo aku melahap masakannya *duhh cinta seorang ibu memang luarrrr biasaaaaa* Sebagai pecinta soto, aku selalu mencoba soto yang enak, udah banyak tempat soto yang aku rasain, emang banyak yang enak-enak, tapi teteppp aja, makan soto buatan mamah, terutama soto ayamnya, is the best. Walau bukan berarti aku gak pernah enjoy makan di luaran yah, itu mah tetep aku nikmati, tapi kalo begitu ketemu masakan mamah, puasnya ituloh lahir batin. *halah*

Adikku sendiri, linda, yang sekarang tinggal di margonda, depok, mengaku selalu rindu masakan mama, setiap ada kesempatan main ke priok, pasti pulangnya, bela2in bawa sekotak gede isi masakan buatan si mama..yang pasti sih, mama emang jago masak, tapi yang bikin selalu kangen..aku rasa adalah rasa cinta, perasaan cinta dari seorang ibu saat memasak. perasaan tulus itulah, yang ternyata menjadi MSG paling Tobs, MSG paling aman, murah, dan tanpa efek samping, eh ada deng efek sampingnya, bikin kangen! kalo kita masaknya sambil ngeluh, sambil sebel, dijamin, rasanya kurang sreg...semua setuju dong, ttg hal ini. Makanya kalo dulu, aku bela2in masak sendiri di rumah, seneng sih, tapi setelah aku pikir2, lebih baik di outsorce-kan, hehe, order ke mama.

Bukan berarti masakan diluaran, gak enak loh. Banyak juga yang luar biasa, hasil karya dari mereka sang juru masak yang memang passionnya di sana, yang memang panggilannya disana, yang memasak gak semata-mata untuk jualan aja, tapi juga didorong oleh keinginan yang kuat untuk melayani para pembeli, spirit memberikan kesenangan, kebahagiaan bagi siapa saja yang mencicipinya, menikmatinya, woooww..pasti rasanya luar biasa. Sering kok aku ketemu, tempat makan yang gak cuman ngejual menu aja, tapi juga memberikan rasa cinta yang nyelip didalam setiap menunya. Aku rasa, Warung Mulyono, warung tenda masakan seafood di daerah pademangan, tempat favoritnya, pak roni, bu ely, pak agus, pak iim, dan sekarang aku ikut2an juga..pasti udah memakai resep rahasia ini. hehe.

Hayoooo yang punya usaha dibidang makanan, seberapa banyak cinta yang mau diberikan?jangan jual menu, jual cinta dong..

solusi

kemarin aku ketemu dengan pak wasis, teman dari tangan diatas juga, membicarakan tentang proyek kami, proyek kemitraan moz5. Ada yang lucu. Sebenernya proyek ini udah lama ada dalam agenda aku. tapi ada sesuatu yang menghambat, ada suatu yang kupikir sebagai kendala. Eh, ternyata, secara gak sengaja keomongan, eh malahan, gak sampai 5 menit masalah teratasi. malah solusinya sesuatu yang luar biasa. dipikirin sendirian malah ga penyelesaian, diomongin sebentaran, jadi solusi.
hmm isnt it interesting?
bicarakan, diskusikan, cari partner yang tepat. setiap masalah, setiap kendala, pasti sudah satu paket dengan solusi, sudah ada di tangan kita, tinggal cari pancingannya aja supaya lepas dari genggaman tangan kita....

Monday, February 26, 2007

waralaba

Anda juga dapat mendirikan waralaba jika menemukan ide bisnis yang unik dan memenuhi syarat berikut:
Terbukti dapat menghasilkan laba.
Dengan adanya aturan main yang jelas – setidaknya di Amerika Serikat yang telah lama memiliki International Franchise Association – kini tak mungkin lagi ide yang belum proven diwaralabakan. Itu sebabnya, industri waralaba bisa berkembang dan sekarang 760 ribu franchisee yang ada mampu menyerap 18 juta tenaga kerja, atau 14% tenaga kerja sektor swasta negeri berpenduduk 250 juta itu.
Sistem yang solid.
Waralaba dengan merek yang kuat dan arus kas yang deras kian dipandang sebagai peluang investasi yang baik. Jika Anda menemukan perusahaan pewaralaba seperti ini, yang memiliki sistem bisnis solid, bisa jadi pintu bagi Anda – para pengusaha berkantong tebal – untuk terjun dan langsung besar di industri waralaba. “We like franchises because they’re good solid system with predictable streams of royalty,” ujar Loren Schlacet dari Riverside Group ketika perusahaan ekuitas swasta New York dengan aset US$ 1 miliar mencaplok Dwyer Group, perusahaan holding asal Waco, Texas, yang memiliki 6 perusahaan pewaralaba, pada Oktober 2003.
Riset: Ely Chandra. (swa)

Thursday, February 22, 2007

My Secret

Emang fantastik bgt yah the secret itu...
berhubung para provokator di TDA pada rekomen, aku sih teachable aja....aku tonton berulang2 bo' palalagi kalo hati lagi mulai bimbang gundah gulana, tonton lageee....dimana aja deh, kalopun gakbisa buka vcd, aku coba untuk memutar ulang dalam memoriku....dimana saja, kapan sajah deh.
Setiapkali, mo ilfil, buru-buru, weitttssssss ingat, energy negatif...hehe berusaha mengingatkandiri sendiri. Setiap kali ada yang gak asik, buru-buru narik nafas, senyum, memancarkan aura positif aja to the universe deh.
Kemaren, ada sesuatu yang aku kejarrrrr terusss aku upayakan harus dapat. Aku juga udah ASK. Kan rule no1 , ASK..ASK..ASK...sampe aku melalu tahap wanting/needing...aku pikir, kalo kita usaha semaksimal mungkin, kan berarti menjemput impian dong....tapi yang ada semakin keras aku wantingnya, kadang ada pikiran berkelebat, duh kalo ada masalah ini gimana ya, kalo yang itu gak beres2 juga, gimana ya...nah lo..nah lo...kok malahan fokus sama yang tidak diinginkan? gimana seh, kan udah nonton berkali tuh the secretnya....pelan-pelan, aku mulai memasuki proses believing...aku sampe puter berkali2 cd-nya mariah carey, when you believe, hehe, pagi siang sore, lagu itu nemenin bo'
Akhirnya....masuklah ke tahap receiving...aku berusaha merasakan bahwa itu semua sudah kudapatkan, apa yang kumau SUDAH terwujud....hmmmm interesting..hmmm enak juga!! berhayal kan salah satu keahlianku sebagai tipe orang dreamer :D eh bener juga...semakin lama kok semakin pasrah..udah gak ngoyo lagi, lah wong aku SUDAH MENIKMATInya..
Bukannya sehari-sehari kita sering ngalamin kan? kita ngoyooo bgt dapetin sesuatu, tapi kok malah gak dapet-dapet, eh giliran udah pasrah eh malah dikasih...paling sering sih kasusnya, orang yang kepengen dapet jodoh, atau momongan...
hehe, gak ngerti ya, yang diomongin apa sih? makanya nonton dong the secret biar nyambung bo'
Ada loh Nobar-nya, nonton bareng the secret bareng komunitas tangan diatas, hari minggu, 24 feb di JDC,wahhh bakal seru bgt nih....
eh, tapi biar gak penasaran, dan biar nyambung sama tulisanku, coba simak deh, ulasan detail ttg the secret ini dari salah seorang sahabat di bandung, Pak Fauzi.

Kemarin malam, saya dan istri berdua nonton bareng DVDthe Secret. Setelah menunggu anak-anak tertidur lelap akhirnya kesampaian juga nonton “film dewasa” ini berdua. Lho iya, ini film dewasa, karena insyaAllah akan mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang dewasa dan bertanggung-jawab. Film yang berdurasi sekitar 90 menit ini diproduseri oleh Rhonda Byrne dan disutradarai oleh Drew Heriot. Tidak ada jalan cerita yang perlu diikuti secara bertele-tele, karena theSecret dibuat dengan format “kuliah” dari para master dalam bidang filsafat, spiritualitas, motivasi,pengusaha, ahli keuangan, ahli fisika kuantum, dsb.Diselingi dramatisasi singkat atas topik yang diulas.
The Secret di Amerika Serikat cukup ramai dibicarakan.Selain mendapat ulasan yang luas di media, the Secret juga antara lain pernah tampil pada acara Larry KingNovember lalu, dan awal Februari 2007 ini akan tampil pada acara Oprah. Film ini diawali dengan adegan seorang wanita yangsedang mengalami masalah hidup, kalau tidak salahdiperankan Rhonda Byrne sendiri. Kemudian dia menemukan sebuah buku yang mengungkapkan rahasia terbesar sepanjang jaman. Yang merupakan jawaban atas segala persoalan yang sedang dia alami. Kemudian,karena penasaran, dimulailah pencarian akan tentangthe Secret itu sendiri, yang ternyata di masa laludikuasi oleh orang-orang yang telah memberikansumbangan besar kepada dunia, seperti Newton, Emerson,Beethoven, Edison, Einstein, dsb.
Byrne kemudian menemukan beberapa Secret Teacher masa kini, yang akan membeberkan rahasia tersebut.Kemudian tampil-lah Bob Proctor memberikan pengantartentang the Secret. Kemudian satu per satu SecretTeacher yang lain tampil memberikan penjelasan dariberbagai sudut pandang. Diantaranya John Assaraf, Rev.Michael Beckwith, John Demartini, Jack Canfield, JamesArthur Ray, Joe Vitale, Lee Brower, Marie Diamond,Mike Dooley, Bob Doyle, Hale Dwoskin, Cathy Goodman,Morris E. Goodman, John Gray, John Hagelin, BillHarris, Esther Hicks, Ben Johnson, Loral Langemeier,Lisa Nichols, David Schirmer, Marci Shimoff, DenisWaitley, Neale Donald Walsch, dan Fred Alan Wolf.Lengkap.
Jadi apakah sebenarnya the Secret yang konon di masalalu dikubur, disembunyikan, bahkan dilarang untukdiedarkan ke publik itu? Rahasia terbesar itu adalahbahwa ternyata pikiran manusia akan membentuk realitasyang akan dia alami. Konsep ini disebut juga Law ofAttraction. Bahwa pikiran kita sendiri yang selama inimenarik kejadian-kejadian yang kemudian kita alami.Like attracts like. Pikiran yang positif akan menarikhal-hal yang positif. Pikiran yang negative akan menarik hal-hal yang negative. Inilah rahasia terbesar itu. Kedengaran nya sederhana, namun membawa dampak yang luar biasa. Jika hal ini benar, maka kita akandapat dengan mudah menentukan masa depan kita denganmengatur pikiran kita. Pertanyaan nya bagaimana kitadapat mengatur pikiran kita. Perhatikan saja, dalamkeseharian kita, betapa kita lebih sering berpikirannegatif dari pada positif. Betapa sering pikiran kitaada dalam kondisi “autopilot“, mengawang-awang,melayang-layang entah kemana. Memikirkanketakutan-ketakutan akan masa depan, memikirkanpenyesalan di masa lalu, yang akhirnya hal-hal negatifyang kita khawatirkan akan “ditarik“ ke dalam hidupkita.
Manusia berpikir ribuan kali dalam sehari.Sebagian besar dilakukan tanpa kesadaran. Padahalsetiap pikiran kita akan membawa “buah“ nya. Lantasbagaimana menjaga agar kita selalu memiliki pikiranyang akan membawa hal-hal yang baik dalam hidup kita?Dalam hal ini perasaan memegang peran sangat penting.Misalnya pikiran yang membawa perasaan-perasaan marah misalnya akan membawa hal-hal yang menyebabkan rasamarah.
Sementara pikiran yang membawa perasaan cinta,akan membawa hal-hal yang membuat kita tetap memilikirasa cinta. Latar belakang “ilmiah” dari Law ofAttraction ini adalah bahwa pikiran kita adalahgelombang, sebagaimana setiap partikel yang menyusunsemesta ini. Sehingga pikiran kita selalumembangkitkan getaran yang akan direspon oleh semesta.Dalam fisika kuantum juga dikemukakan ide bahwakejadian di luar sana hanyalah samuderakemungkinan-kemungkinan, yang menjadi “realitas”setelah dibentuk oleh pikiran. Jadi pikiranlah yangmembentuk “dunia” kita.
Lantas bagaimana memanfaatkan the Secret? SesederhanaAladdin menggunakan lampu wasiat nya. Kisah Aladdinadalah metafora interaksi antara manusia (Aladdin) dansemesta (digambarkan sebagai Jin). Disaat manusiasudah memutuskan permintaanya, maka semesta akanmenjawab dengan: “Your wish is my command!”. Untuk ituproses kreatif yang dapat kita lakukan adalah:Pertama: Ask. Tentukan apa yang kita “minta”. Apa yangkita inginkan untuk wujudkan. Kedua: Believe. Percayabahwa apa yang kita inginkan sudah dikabulkan. Percayatotal diluar apa yang saat ini kita sedang lihat adaalami. Kemudian: Receive. Yaitu Take Action untukmenerima apa yang semesta berikan kepada kita. Prosesini dapat menjadi lebih powerful dengan menerapkan duahal, yaitu: Gratitude, rasa syukur atas apa yang telahkita dapatkan. Dan Visualisasi, yaitu melakukan visualisasi atas apa yang kita inginkan dalam bentukgambaran mental yang kuat, dan disertai perasaan yangmendalam.
Dalam bidang apakah the Secret dapat diterapkan?Nyaris dalam segala bidang kehidupan. Tidak hanyadalam hal keberhasilan financial. The Secret dapatkita aplikasikan dalam kesehatan, hubungan antarmanusia, dsb. Selengkapnya film ini membahas TheSecret: to Money, to Relationship, to Health, to theWord, to You, bahkan to Live.Rhonda Byrne mengakui dalam komentar pada film nya,bahwa film ini dibuat setelah dia memperoleh inspirasidari dua buah buku self-help classic, yaitu: theScience of Getting Rich (1910) karya Wallace D.Wattles dan the Master Key System (1912) karyaCharles F. Haanel. The Master Key System disebut-sebutsebagai buku yang memperngaruhi Bill Gates sewaktudrop out kuliah dan mulai membangun Microsoft. Bukuini mengupas dengan sangat detil tentang Law ofAttraction, jauh sebelum penulis buku motivasibermunculan di AS. The Master Key System asli nyaadalah materi kursus tertulis yang diberikan olehHaanel. Haanel adalah seorang industrialis sukses masalalu. Dan orang bersedia membayar $1,500 (jumlah yangsangat besar masa itu) untuk mengikuti kursustertulisnya. Konon didikan Haanel pun mengikutu kisahsukses guru nya.Secara umum menonton film ini jelas bermanfaat. Andadisajikan intisari dari ratusan buku sukses yangpernah ada. Langsung dari pakarnya.
Tahun 2005 sayasempat juga menyaksikan film sejenis, yang berjudulWhat the Bleep Do We know?. “Bleep” disini maksudnyaadalah sensor dari “F word”. Beda nya, the Bleep lebihmengupas tentang Quantum Physics dan bagaimana pikiranmanusia membangun realitas yang dia alami. Format nyapun hampir sama. Kuliah dari pakar yang diselingidrama. Bahkan dua pakar dalam the Bleep tampil jugadalam the Secret, yaitu John Hagelin dan Fred AlanWolf. Keduanya pakar fisika kuantum. Hanya dramatisasidalam the Bleep jauh lebih menarik karena ada jalinancerita nya. Pemeran nya pun tidak tanggung-tanggung,aktris tuna rungu pemenang Oscar Marlee Matlin.Jadi? Yang belum sempat nonton, setelah tahuprinsip-prinsipnya, segara gunakan the Secret untukmenarik hal-hal positif bagi diri Anda.(FR)fauzirachmanto.blogspot.com



Thursday, February 15, 2007

Speechless

Dialog kemaren siang...

Caca : Mama aku maunya kita meninggal pas kiamat.
Aku : Lho?
Caca : Iya ma! Jadi kita meninggal bareng...
Aku : Hah??
Caca : Ih si mama, kebiasaan deh suka ngomong Hah!!!
Aku : Yah abis omongannya...
Caca : Soalnya nihhh aku gak bisa bayangin kalo mama meninggal duluan, aku pasti sedih. Kalo aku yang meninggal duluan, mamanya yang pasti sedih kan?
Aku : *Speechless*

Si Karbo

Sesekale, ngomongin kesehatan ah. biar balance, body, mind and soul. Berhubung lagi kepengennn bgt makan nasgor, aku jadi pengen cerita ttg Karbohidrat baik dan buruk
Tau gak sih? kalau ternyata nih meminimalisir resiko penyakit jantung, gak cuman dilakukan dengan membatasi konsumsi lemak aja loh. Yang perlu diwaspadai tuh, karbohidrat juga. Kenapa?? karena karbohidrat tertentu bisa bikin kadar gula kita naik, dan mendorong pelepasan insulin secara tiba-tiba. Nah ini yang bikin keseimbangan yang tidak sehat antara kolesterol yang baik hati dan yang buruk. Ini penting bagi kita, perempuan yang biasanya suka diet rendah lemak, karena ini akan membuat kita justru meningkatkan konsumsi karbohidrat. Apalagi yang karbo mania...gak makan nasi gak nendang, heheheh...reprot juga yah, lha wong orang indonesia dikenal sebagai pecinta karbo.Gimana engga? makan nasi kudu yang banyak nasinya, ngemilnya ubi goreng, lontong, bihun goreng, bolu, hehe..*hmmm malem-malem gene, makan nasgor enak juga kali ya...*