Bunda
ku buka album biru
penuh debu dan usang
ku pandangi semua gambar diri
kecil bersih belum ternoda
pikirkupun melayang
dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang
tentang riwayatku
reff#
kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu dtimang
nada nada yang indah
slalu terurai darinya
tangisan nakal dari bibirku
takkan jadi deritanya
tangan halus dan suci
tlah mengangkat TUBUHini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela dia berikan
reff
oh bunda ada dan tiada
dirimu kan slalu ada di dalam
hatiku ...
*kemaren sore, aku liat melly-shanti membawakan lagu ini i acara Sunsilk Unbreakable Moment. ditengah2 lagu shanti juga menyalami tangan ibundanya. Sambil menetaskan air mata, keduanya berpelukan. Shanti juga berteriak UNTUK BUNDA DI SELURUH INDONESIA DAN DIMANAPUN. TKS ATAS KEKUATANNYA!" bikin aku terharu dan meneteskan air mata..ini lagu favorit aku juga loh. Setiap hari paling gak 1 kali aku mendegarkannya loh!
When you reach the heart of life you shall find beauty in all things, even in the eyes that are blind to beauty-KG
Saturday, January 19, 2008
Bunda
Tidak ada MakanSiang Gratissss
Kiya masih di tempat eyangnya. Mungkin untuk 1 bulan kedepan juga. Dalam rangka treatment. Kiya sih engga sakit apa-apa, jadi jangan membayangkan yang serem-serem dong. Cuman memang, ada sesuatu di syarafnya sehingga dia mengalami keterlambatan. Bukannya gak berusaha dilakukan treatment di jakarta. Udah beberapa kali ke dokter, udah therapy di sana sini. Nah sekarang lagi mau mencoba aja therapy di tempat eyangnya. Hihiihihi, ini juga jangan membayangkan therapy dengan alat-alat canggih atau ruwet, ini mah therapy dengan pijatan! Pijatannya juga dengan seorang Nenek ahli pijat syaraf di tempat eyangnya sana. Yang memang sudah tersohor, sudah banyak orang yang berhasil disembuhkan.
Inilah ikhtiar kita sebagai orang tua. Pastinya kita, sebagai orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anak-anak kita. Bagi yang mengerti, mereka melakukan affirmasi, LoA, visualisasi dreams. Tapi itu saja tidak cukup, harus disertai ACTION. Bukan begitu Pak?Bu?
Aku tidak sekedar membayangkan kiya sehat, normal, bisa berjalan, berlari, bisa ngoceh dengan bahasa indonesia, jawa, inggris, jepang, palembang, menado, gak cuman bahasa planetnya doang. Tidak sekedar membayangkan atau visualisasi doang loh. Aku juga ACTION. Aku juga berusaha, Aku juga berikhtiar.
Nah, dari serangkaian Ikhtiar kami, mungkin kali ini yang bener-bener kami diuji banget kesiapan mentalnya. Keliatannya sih sepele yah, kiya ditinggalin ditempat eyangnya, toh juga cuman di jawa, bukan di benua lain. Dan hanya sementara. Tapi ternyata oh ternyata, tanpa kontak fisik apapun, bahkan juga tidak boleh menengoknya, wuihhhhhhhh rasanyaaaaaaaa....maknyuss!!! mantap garingnya (kalo mo bicara sesuatu yang positif, ketimbang pake kata nelongso, entar malah tambah mellow)
Paling-paling yang bisa menghibur aku dikala lagi dirundung rindu tak berkesudahan ini adalah aku merenung sejenak, kembali mengingatkan diri, bahwa ini semua yang terbaik untuk kiya. Bahwa kiya ditinggalkan ditangan-tangan orang yang mencintainya juga. Ada eyang kakung, eyang putrinya, ada om dan tantenya, serta adik sepupunya yang lucu-Affa.
Namun begitu, tetap saja, seringkali perasaanku turun naik, bak Roller Coster. Yang paling parah, yang membuat aku jadi gak keru-keruan adalah saat ego kita terusik. Ego kita sebagai orang tua, khususnya sebagai ibu. Di saat kita khwatir bahwa dia nanti melupakan kita, dia gak inget kita, saat mendengar kabar bahwa dia asik asik aja di sana, happy dan enjoy2 aja. Saat Eyangnya mengatakan bahwa my kiya, sama sekali tidak pernah mencari aku, tidak pernah menyebut namaku. Hmmm ego seorang ibu terusik! Pahadal di rumah di jakarta sini, dia selalu memanggil aku, dia selalu mau bersamaku, bahkan tengah-tengah malam kiyaku terbangun, dia hanya mau dipeluk sama mamanya ini.
Toh, aku sadar satu hal : jangan sampai ego kita sebagai ibu ini justru merusak, menghambat ikhtiar ini. Sabar, sabar, sabar. Kalo kiya bisa tetap ceria, tetap enjoy, itu karena memang kiya bawaannya happy (itu juga yang mengisnpirasiku untuk selalu Happy ) dan kalau kiya tetap tegar, itu juga berkat didikan sapa dulu dong ahhhhhhhh……
Bisa juga sih kita juga rancu atas kerinduan sosok dengaan kehilangan kebiasaan/aktifitas. Kalau malam sebelum tidur aku juga sering merasa gak menentu. Karena biasanya aku sebelum tidur membisikkan kata-kata positif ke telinga anak-anak. Kiya dan Caca. Aku percaya kata-kata positif yang kita bisikkan ke telinga mereka saat mereka sedang lelap, gelombang Alfa ya (cmiiw) itu akan tersimpan dalam alam bawah sadar mereka. Kata-kata seperti : anak soleha, anak pandai, pintar bergaul, sehat, dll. Berulang-ulang aku bisikkan. Juga Al Fateha. Nah lalu apa yang aku lakukan sekarang? Aku meletakkan baju dan celana yang biasa di pake kiya, di letakkan di tempat dia biasanya tidur. Berikut selimut kulampirkan diatasnya. Hehe. Udah kaya orang gila juga. Tapi gak papa asalkan bisa menenagkan. Toh aku juga tetap membisikkan kata-kata indah itu, walopun harus dilakukan pada bajunya. Plis deh! Upsss aku yakin loh bahwa kata-kata itu akan dikirimkan oleh malaikat-malaikat melalui gelombang-gelombang metafisika (ih apa seh?) yang kemudian dibisikkan ke telinga kiya nun jauh di sana. Aku percaya tuh. Lah, apa sih yang tidak bisa dilakukan dengan kekuatan cinta? Apalagi cinta seorang ibu?? The Power of Love, kalo kata Celine Dion mah.
Kalau biasanya rumah berisik bgt, gak pernah rapih karena selalu diacak-acak, atau jam-jam 3-4 pagi, ada yang menarik2 rambutku. Sekarang? Engga ada lagi. Rumah tenang, rapih, dan aku jadi kebanyakan tidur!!! Nah nah, aku jadi merasa kehilangan. Jadi, sebenernya kehilangan sosok kiyanya (iya ini mah pasti) atau kehilangan keadaan? Keadaan rumah berantakan, berisik atau rambut yang ditarik2 di pagi-pagi buta. Hehe, moga-moga pada gak bingung baca tulisanku ini.
Dont Worry Be Happy!Jangan khawatir. Semua juga aku bawa senang. Kadang kala kita down, below the line (minjem istilah Om Brad Sugar) its ok. Tapi jangan berlama-lama. Segera bangkit. Nah itu juga yang aku terapkan. Aku berusaha mengingatkan diri sendiri juga. Kalo kita kangen sama anak yah itu wajar, tapi kalo kita menangisi, cemas dan gelisah memikirkan dia. Ntar di sana juga dia gak tenang, rewel, dll. Makanya aku bawa senang aja deh.
Gak lengkap dong kalo gak sharing kabar gembiranya. Hmmm kiya sekarang sudah mengalami perkembangan pesat bo! Diusianya yang 2 tahun lebih dikit aja dia baru bisa merayap, bbrp hari di sana, beberapa kali dipijat, dia sudah bisa merangkak. Ini bagus, ini perkembangan motorik, tahapan sebelum berdiri untuk kemudian melangkah. Dia juga sudah bisa mengucapkan 2 patah kata bermakna sekaligus. Ini perkembangan verbal yah. Dia juga kalo dipanggil namanya, kalo tadinya cuman nengok dan cengar cengir, sekarang setiap dipanggil “KIYAAAA..“ dia akan menjawab “Inggih“ (Nah looooo, njawa bgt!) Terus yang lucunya lagi, rambutnya sudah tumbuh lebat dan panjang (nah ini yang aku gak abis pikir, kok bisa ya???)
Mmmmm kiya...kiya...Miss U Much nak!
Eniwei, cuman mo sharing aja kok. Mau mengingatkan kita semua juga, bahwa kalo kita menginginkan seuatu yang terbaik, makan imbangi juga dengan usaha yang terbaik juga. Dreams, Affirmasi, LoA, tidak akan terwujud tanpa Action, tanpa usaha, tanpa Ikthiar. Ada dong harga yang harus dibayar. Bener kata bule-bule, tidak ada makan siang yang gratis deh.
Ayo Semangat!!!!!!!
Yulia-MamaCaca&Kiya
Tuesday, January 15, 2008
Pake yang kita jual, Jual yang dipake!
Langsung aku tolak halus. Sepertinya merasa, si mbak ini berkata “ehm saya sih belum praktikin, kalo udah praktekin, pasti juga langsing.“ Nah lohhhhh ya praktek ndere dulu kaleee, kalo terbukti berhasil baru dong bikin training.
Terus, terus, ada lagi nih.
Suatu waktu, pas ketemuan dengan teman dari suatu milis, yang kebetulan punya usaha butik. Setelah ngobrol ngalor ngidul, dan karena kita udah lumayan deket sebelumnya(sering chat via ym or sms) maka aku celetukin.
Pernah juga neh, ketemu sama temen yang katanya seh lagi merintis usaha sendal wanita. Biasa dong, dengan antusias aku menanyakan sample dagangannya saat kita ketemu.
Langsung aja aku samber
Hmmm kira-kira relevansinya apa??
Spertinya mereka bermasalah dengan integritas yah (weitzz gaya banget nih gw ngomong). Yah gimana engga, seharusnya meraka yang jadi Humas, jadi Spokeperson dong atas usahanya. Kalo kita sendiri aja gak menghargai, gimana orang lain?? Prinsip "pake yang kita jual, jual yang kita pake" ini musti diterapkan dong. Yah gimana orang mau yakin ikut program pelangsingan tubuh, kalo ybs aja overweight gt. Udah gitu ngaku lagi, kalo dia sendiri belum praktekin. Lhaaaa gimana sih??
Apalagi si pemilik butik ini. Wah parah. Dia sendiri gak cinta ama apa yang dia lakukan. Moso dagangannya sendiri dia anggap aneh, trs tega-teganya dia menjual ke orang lain, membiarkan orang lain yang merasa aneh. Logikanya kan masa jualan barang aneh??? Taruhlah dia sekedar mengikuti selera pasar, tapi setidaknya mbok ya ga usah pake pengumuman bahwa itu baju-baju aneh!!
Si penjual sandal, ini juga parah bgt. Lah wong dia sendiri gak menghargai dagangannya kok. Masa menyebutnya aja dengan “sandal gituan” otomatis yang ada dalam benak yang denger (eh apa gw aja yang sensi ya) yang make juga yang gituan. Hehe. Apa salahnya dengan gituan yah. Hihihi.
Maksute, tunjukkan dong antusiasme kita terhadap apa yang kita lakukan dan apa yang kita tawarkan. Ini berarti juga kita menghargai konsumen kita. Bagian dari integritas juga dong aahhhh. Kalo kitanya aja gak antusias, gimana orang mo semangat juga.
Bahkan seharusnya, kita tularkan kecintaan kita. Ini sih ujung-ujungnya bicara ke passion memang. Kalo kita mencintai apa yang kita tawarkan, apa yang kita lakukan, secara otomatis kita akan selalu bersemangat, selalu antusias. Dan antusiasme itu meluar dengan cepat loh..
Aku berbisnis salon, maka tularkan kecintaan kita kepada salon. Jangan sampe orang beranggapan ke salon buang-buang waktu dan duit. Kalo kita selalu menampilkan semangat, asiknya nyalon, manfaatnya nyalon lama-lama orang juga bisa penasaran nyalon, ntar juga lama-lama jadi banci salon juga hehe. Pokoke jangan sampe ada yang berani-beraninya bilang dengan bangga "Wah gw gak suka ke salon, gak ada waktu seh. Lagian gak seneng perawatan-perawatan gitu, terlalu wasting time bgt" Sampe-sampe nih ada temenku yang bilang "wah semakin elu deket sama si yuli, lama-lama elu jadi banci salon, lama-lama elu bakalan nafsu bgt pengen punya salon deehh!!“ hwahahahahahaha. FYI, banci salon adalah istilah yang merujuk ke orang yang suka bgt nyalon, yang sekali nyalon juga bisa berjam-jam.
Atau aku suka pernak pernik, aku suka aksesoris. Makanya aku berbisnis aksesoris juga. Karena aku cinta, aku bangga, dan aku nyaman. Dan aku pengen orang lain merasakan yang sama juga. So, Aku berbagi dong kecintaanku itu. Otomatis orang-orang juga akan ikut-ikutan antusias. Dari yang gak pede pake kalung, mulai beli 1-2, lama-lama mulai koleksi, lama-lama keranjingan juga, hahaha..
So, jangan cuman mikir duitnya doang. Jangan cuman mau bisnisnya doang. Pikirkan aspek-aspek lainnya juga dong. Khususnya integritas kita sebagai the bisnis owner. Ayo semangat!! Ayo Antusias!! Tularkan kecintaan kita!! Ayo berbagi kebahagiaan juga !!
Monday, January 14, 2008
Alanis Morissette - Hand In My Pocket
Hand In My Pocket
by Alanis Morissette
I'm broke but I'm happy
I'm poor but I'm kind
I'm short but I'm healthy, yeah
I'm high but I'm grounded
I'm sane but I'm overwhelmed
I'm lost but I'm hopeful baby
What it all comes down to
Is that everything's gonna be fine fine fine
I've got one hand in my pocket
And the other one is giving a high five
I feel drunk but I'm sober
I'm young and I'm underpaid
I'm tired but I'm working, yeah
I care but I'm restless
I'm here but I'm really gone
I'm wrong and I'm sorry baby
What it all comes down to
Is that everything's gonna be quite alright
I've got one hand in my pocket
And the other one is flicking a cigarette
And what it all comes down to
Is that I haven't got it all figured out just yet
I've got one hand in my pocket
And the other one is giving the peace sign
I'm free but I'm focused
I'm green but I'm wise
I'm hard but I'm friendly baby
I'm sad but I'm laughing
I'm brave but I'm chickenshit
I'm sick but I'm pretty baby
And what it all boils down to
Is that no one's really got it figured out just yet
I've got one hand in my pocket
And the other one is playing the piano
And what it all comes down to my friends
Is that everything's just fine fine fine
I've got one hand in my pocket
And the other one is hailing a taxi cab
Sunday, January 13, 2008
Edisi Sahabat
Kali ini aku mau bicara ttg sahabat. Mungkin dikesempatan mendatang, aku juga akan banyak share ttg sahabat. Tentang mereka yang dekat dalam keseharianku. Baik kini, maupun di masa lampau. Karena berkat sahabat pulalah, kita bisa menjadi seperti sekarang adanya kita. Setidaknya banyak andil dari sahabat-sahabat kita akan kehidupan kita sekarang. Ini untuk aku pribadi loh.
Hari kamis, pas libur tahun baru 1 muharam, aku dan Caca, menghabiskan waktu di gramedia depok. Acara rutin membeli buku-buku bacaan. Ntah kenapa, kali ini, aku kepengen bgt borong novel. Lagi kepengen baca yang ringan-ringan. Nah, salah satu yang ku beli adalah Man and Wife-nya Tony Parsons. Baru aja mencomotnya, aku terpaku pada sebuah novel dengan cover menarik, nuansa pink, tapi yang bikin aku girang, karena jelas terpampang penulisnya ALMINO SITUMORANG, dengan judul bukunya Karena Ku Tahu Engkau Begitu. Wohohoho, udah ada novel kedua nih.
Wah Mino. Mino. Mino. Sahabat masa kuliah dulu.
Mino yang dari namanya aja udah jelas bgt BATAK BGT. namum begitu, mino yang kutahu adalah mino yang lembut, manis, dan lucu! dan sangat romantis. Berhubung romantis dan pencinta musik, pastinya ada segudang lagu yang pastinya punya moment khusus dengannya.
Mino yang selalu tertawa, mino yang selalu menulis, menulis, menulis cerita. Mino yang kutahu impiannya menjadi penulis terkenal. And She Did! Setidaknya gw sudah membaca novel-novelnya. Belum lagi tulisan2nya yang sering mondar mandir di majalah-majalah wanita popular.
Mino yang sekarang masih sibuk berkarir di sebuah perusahaan jepang di kawasan sudirman. (kayanya udah jadi pemilik perusahaan neh?) Ibu dari satu putri cantik, Helena. Uhhff , kita sudah lama bgt gak saling berjumpa, akibat dari kesibukkan masing-masing dari kita. Terkahir ketemu, di salah satu kafe di Hotel Nikko deh (Atau yang kita ketemu di sarinah yah min? Udah lama bgt)
Kami tentu saja sangat dekat. Aku sering ngocol, dan dia penikmat joke. Klop sudah.
Apalagi aku dulu dikenal lumayan eror dan konyol. hehe. Walaupun dia yang orang Batak, tapi kok aku yang lebih terkesan preman dan tomboi ya? hehe SARA bgt seh.
Banyaklah kekonyolan yang kita alami bersama. Ada mulai dari dimarah2in Polwan waktu kita nekat menyebrang jalan sudirman tepat dibawah jembatan penyebrangan. Yang muter-muter salah naik bis, sampe berantem sama tukang ojek. Pernah juga ditereakin sama kernet metromini. Eh tapi, banyak juga kenangan seru. Karaoke dan shopping bareng di Kichijoji dan Shinjuku juga pernah seh. Hehe membuktikan kenangan kita gak selalu konyol!
Btw, bukan cuman aku dan mino aja yang dekat, kita semua bisa dikatakan akrab satu sama lain.
Apalagi sebagai mahasiswa di jurusan jepang UI, yang sibuk nge-gank sendiri, yang gak terlalu gaul dengan jurusan lain, hehe. Yang sering bikin ngiri anak-anak jurusan lain, karena bertaburan bea siswa ke negeri sakura, belum lagi beasiswa uang saku dari perusahaan2 jepang di sini. Lumayan bo, aku aja dapet dari Hanwa, sebulan sekitar 120an rb deh, fyi, saat itu biaya nge-kos sebulan, di daerah KOBER hanya 45 rb, dan sekali makan minum di kantin itu hanya sekitar 3000-4000 RP. So uang segitu sangat sangat membantu gaya hidup kami hehe. Belum lagi side job seperti mengajar bahasa indonesia ke para expat jepang dengan bayaran yang hmmm menggiurkan..
Tambahan lagi, kita juga dikenal jurusan narsis. gemana engga, kerjaannya foto-foto mulu! Padhal jaman dulu itu blon ada kamera digital, apalagi hp berkamera. Tapi tetep, acara foto-foto di manapun, kapanpun! Hidup Narsis, hehe. Jadi para pembaca, sekedar info aja, kenarsisan saya ini blon ada apa-apanya dibanding temen temen yang lain.
Teruslagi, sering bgt kedatengan tamu mahasiswa jepang. Entah yang homestay, maupun yang statusnya turis. Walhasil, kami sering jadi guide amatiran. Lumayan banget lah, bisa jalan ke sana kemari gretong, trs bisa makan di tempat-tempat asik. Yang pasti dibayarin dong. Apalagi, gak jarang, tamu-tamunya ada aja yang lumayan untuk dijadiin gebetan. hehe. namanya juga jaman kuliahan!
Oiya kampus UI kan indah pula. UI Depok bo.. banyak spot-spot yang romantis hehe. Banyak pohon, ada danau, ada PSJ (Pusat Studi Jepang) yang untuk akhir dekade 90an, bangunannya sangat modern, dengan design yang minimalis, khas arsitektur jepang modern, tentunya PSJ ini sangat mencolok di UI saat itu. Trs lagi, tiap sudutnya kayanya indah banget deh, apalagi perpustakaannya. Tempat aku sering ngelamun bengong! Aku dan sobatku yang lain, TRI, juga rajin lari pagi keliling UI loh. Gak jarang sih dikejar anjing-anjing kampung yang galak abis, yang suka pada ngumpul di deket perpustakaan pusat. Itu loh yang jadi Pool Bis Kuning.
Hmmm itu sebabnya masa-masa kuliah dulu adalah masa-masa yang membahagiakan. Kompak semua! Banyak aktifitas, banyak kegiatan, banyak jalan-jalannya, ada festival, ada macem-macem deh. Nah dimasa-masa itulah aku mengenal seorang Almino Situmorang!
Sekarang, hampir sebagian besar Nihonmaru angkt 94, udah terpencar2. Ada yang di jepang, australi, korea, dan sebagian besar masih di jkt sih hehe. Ada yang masih tetep single, ada jomblo bahagia, ada juga yang tetap semangat melanjutkan study , ada yang sukses menjadi wanita karir, atau ibu rumah tangga seperti aku!! Meskipun di jakartapun, hampir bisa dikatakan kami hilang kontak. (atau gw aja yang gak gaul yah, sibuk sendiri hehe)
Pokoknya, membaca setiap lembar novel karya mino ini, membuat aku semakin kangen sama sosok ibu satu itu. Walau ceritanya jauhhhhh bgt dari kehidupanku sekarang, tetapi tetap membuat aku enjoy membacanya. Karena setiap kata-kata yang terangkai menjadi kalimat-kalimat yang sangat mewakili mino. Mino Bgt. Kocak. Lucu. Iseng bgt!
Oiya, membuat aku jadi sibuk bernostalgia dengan jaman-jaman kuliah dulu.
Tks Mino. Tks teman-teman atas semua kenangan yang indah bgt. Khusus untuk mino, tks atas inspirasinya. Tks sudah mengingatkan aku kepada kekuatan impian! Ganbareba, Nantokanaru kara ne…
Satu lagi, kita berdua sama-sama penggemar berat White Lion. Khususnya lagu "Till Death Do Us Part".Wahhh kalo udah nyanyiin lagu ini, serasa dunia milik kami doang dahhhhh…..
Btw, tks kepada Friendster, yang berkat friendster kita juga suka ketemu temen-temen lama. Berikut adalah Testimoni dari ttg Mino, dan ada testimony dari Mino juga ttg seorang Yulia Astuti.
Yulia Astuti bicara ttg Almino Situmorang :
minolaaaaa.....halaaaahhh gw kangen bgts...!!!salah satu temen seperjuangan gw waktu di kampus dulu hehehehe...banyak kekonyolan2 kita ya...*gw lebih tepatnya lageee* hwaaaaa..old memories membangkitkan naluri gw...nah loh..kok ga nyambung...btw, ttg mino..hmmm asik deh...apalagi kalo lagi share cerita lucu hahahhaa...orangnya romantis juga loh...no, masih suka lagu white lion, till death do us part ga? hayoooo...!! sabar..meskipun dia orang batak *ihhhh SARA deh gw...* baek bgt yah pasti lah,...oh iya dia juga pandai menulis...eh no, masih bikin cerpen ga? trs sekarang kok jadi cantik ya??hahaha kesannnyaaa...engga dink, yg benar, tambah cantik....mmmmuahhhh sun kangen buat elo, sun sayang buat helena yg cantik ;)
Almino Situmorang bicara ttg Yulia Astuti :
yul...gile, ini org paling gak bisa gue lupa di angkatan gue. dia itu ibarat iklan: GAK ADA LOE GAK RAME. ceritanya kocak2, sakit perut mulu kalo dgr cerita2 dia saking lucunya. dulu dia rambut cepak, kriwil,jago karate, dan FUN-FEARLESS WOMEN deh. trus suka jalan dan nongkrong ama kite2, dan biasanya kalo ada dia ada aja kesialan terjadi, cth salah naik bis, he3x.inget ga wkt kita mau ke tnh abang, hahaha...udah gitu, dia itu body-nya ok bgt, langsing terus pdhl mkn jln terus, ngemil juga. tauk lari kemana. inget kan wkt kita nyanyi2, lagu WhiteLion di acara mapras mhs baru di puncak, trs bakar jagung, main kartu, ngegosip dst...kangen banget deh gue ama loe.eh, loe salah yul,gue tuh ngerasa skrg makin jelek, tau, makin tua dan udah ibu2, salah kalo loe blg gue makin cantik, loe tuh yg makin feminin dan lady looks.ayo dong ketemuan reunian, kangen nih...lucu ya ngebayangin dulu kita msih pd jomblo, skrg udah emak-emak...salam buat your lovely family.mwuah
Profiles ttg mino juga bisa disimak di http://profiles.friendster.com/28404302
Saturday, January 12, 2008
Kolaborasi Moz5 dan Mahkota Dewa
Btw, aku mau cerita ttg satu proyek salon. Di tahun 2008, jauh hari aku sudah bikin ancang2 akan mengusung tema Herbs, alias Moz5 Herbal. Mulai tahun ini, aku akan lebih focus pada perawatan-perawatan berbasis herbal. Khususnya herbal asli indonesia. Memang, kalo ditilik2, perawatan moz5 banyak sentuhan bahan alami loh. Mulai dari perawatan rambut, tubuh, sampai ke facial. Ayooo sapa yang udah merasakan facial alami di moz5? Facial dengan racikan bahan-bahan alami yang kami buat sendiri.
Nah di tahun 2008, aku mo mengarah ke herbal. dan untuk urusan yang satu ini, moz5 menggandeng ibu Aning dong, yang memang sudah terkenal sekali untuk urusan Mahkota Dewa. Yap, pokoknya tinggal urusan tanda tangan MoU aja deh. Moz5 Herbal? Ok juga hehe.
Nah kemarin siang, kita kemarin baru membicarakan lagi penjajakan menembus Negeri Tetangga, Malaysia. Kebetulan kemarin ada partner bisnis bu Aning datang dari Malaysia. Yang ujung-ujungnya beliau malah tertarik Franchise Moz5. Wah, tapi untuk awal, sebelum ke sana kita kerjasama dalam bentuk yang lain dulu deh. Sekalian penjajakan juga. Doakan semua lancar yah. Saking semangatnya, kemarin juga, Ibu Aida dan anaknya langsung mencoba perawatan di moz5 plumpang
Kembali ke moz5. Aku memang suka meracik racik. Apa aja yang bisa ku racik, kemudian dicoba sendiri, coba di kalang internal, nah kalo hasilnya memuaskan, baru deh kita launching di moz5. Atau racik sesuatu, hasilnya oke, jual deh. Seru dan asik bgt. Kalau ada yang pernah ke rumah dan mampir ke kamar mandi rumah mungil kami ini, wah berbagai ramuan uji coba berjejer. Belum lagi ditambah lulur, scrub, minyak massage, sample dari para supplier yang memang aku coba sendiri biasanya. Abis emang hobby seh!
Sekarang lagi seneng bikin minyak massage. Campur ini itu, tapi belum dapet hasil yg sreg. Nah aku juga lagi seneng belajar herbal. Gara-gara herbal ini juga, aku lagi seneng minum teh susu herbal. Campurin dengan kayu manis, pala, lagi mo nambahin dengan cengkeh juga. (Apa gara-gara ini aku jadi ngantuk melulu? kan pala salah satu efeknya, bikin kita ngantuk hehe)
Sunday, January 6, 2008
Berbagi Kebahagiaan dan Rasa Syukur
Hari sabtu siang itu, cuaca juga mendukung. Tidak cerah2 amat, tapi setidaknya engga hujan seperti biasanya.
Walaupun acara syukuran menjadi molor, karena banyak teman-teman yang masih ada urusan macem-macem, toh akhirnya kesampaian juga. Acara yang tujuannya gak lain dan gak bukan, untuk berbagi kebahagiaan dan rasa syukur juga untuk mengikat tali silaturahmi diantara teman-teman dan keluarga. Khususnya teman-teman TDA, karena di TDA pulalah, Yulia Astuti dan Widya Astuti, biasa dipanggil mba widi, dipertemukan.
Di awali dengan pembacaan do’a dengan khusu’ Memohon kepada Yang Diatas, memohon Ridha’nya, semoga usaha ini senantiasa membawa keberkahan, tidak hanya untuk kami, tapi juga untuk semua. Membawa berkah dunia dan akhirat.
Kemudian datang giliran aku. Karena mba widi belum menjelaskan bagaimana kami bertemu, maka secara singkat aku jelaskan. Prosesnya sangat cepat. Dimulai dari pertama bertemu di acara halal bi halal TDA di Kafe Omah Sendok, bulan nov silam. Hari minggu, keesokan harinya, mba widi menulis pesan di shout box blog ini bilang ingin ketemuan. Kebetulan banget hari senin ada jadwal 11Digit Primavera, Belleza jam 4 sore. Untungnya aku inget bgt rumah mba widi di daerah pos pengumben, kan deket bgt tuh. Maka aku langsung ngajak bertemu jam 2 siang di itc permata hijau. Dari situ mba widya banyak nanya2 ttg salon. Tapi aku belum kepikiran apa-apa tuh. Sapa sangka kalau tepat seminggu kemudian, hari senin depannya, kita malahan sudah ketemu dengan owner Ruko Palmerah untuk negosiasi harga. Hehe cepet bgt ya. Padahal hari senin sebelumnya, mba widya sendiri, maupun aku belum kepikiran sama sekali mau bekerja sama loh. Hmm memang sudah begitu jalannya yah. Mba widi sendiri ternyata, punya target juga. Bergabung di TDA sejak 1 Nov, dalam 3 bulan kan katanya harus Take Action, jadi saya nurut aja, cepat-cepat TAKE ACTION“ begitu kira-kira sharing beliau kemarin. Hmmm menarik juga ya?
Aku juga menyampaikan bahwa, pembukaan moz5 palmerah ini gak cuman berarti untuk kami berdua. Untuk mba Widi, ini Sesuatu yang baru untuknya, sedang moz5, ini adalah proyek franchise Pertama kami. Makanya sangat berarti bgt bagi kami. Tapi semoga juga bisa menginspirasi teman-teman semua. bahwa, kalau kita punya impian, kita focus pada impian kita, kita action mengejar impian kita, maka akan ada waktunya. The Time will come. kadangkala, jalannya berbelok-belok, berliku-liku, bahkan kadang menyimpang, asalkan kita ingat akan impian kita, kita kembali pada impian kita, suatu saat akan terwujud.
Lanjut lagi dengan acara pesan-pesan dari teman2 dan saudara. Terima kasih sekali atas pesan-pesan dan masukkan dari teman-teman semua. Ada Bu Ning yang menyampaikan ttg peluang bisnis, ada pak roni yang menceritakan debut perjalanan bisnis yulia astuti, ada mba ines yang mengingatkan untuk kami berdua tetap rukun, ada pak Ary Nugroho yang mengingatkan bahwa di bisnis salon, bisnis jasa, yang mana resourcesnya adalah manusia, maka kita musti Ekstra KESABARAN. Ada juga Pak Rosihan yang mengingatka moz5 untuk senantiasa menguatkan sistem, dan untuk mba ines diingatkan untuk banyak belajar, karena ini adalah debut Real Bisnis yang pertama. Kemudian ada pak ryad, mba iin, mba doris, dll
Acara selanjutnya bebas, yang biasa deh kalau kumpul2 gini kan pasti seru dan heboh. Apalagi kalo ada Bu Aning, ada acara ramal meramal, Sekarang gak cuman ramal tangan doang, nambah ramal tanda tangan. Wah seru deh. Dan acara berakhir jam 6an sore.
Terima kasih atas dukungan teman-teman semua. Terima kasih atas kehadirannya. Bagi yang berhalangan hadir, terima kasih juga atas ucapan dan doanya melalui telpon ataupun sms. Beribu-ribu terima kasih.
salam
Yulia-Moz5 Salon Muslimah